Vol. 11 No. 2 (2026): August
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah SWT (Subhanahu Wa-Ta’ala) dan bersyukur kepada-Nya bahwa jurnal INSANCITA bisa terbit secara online dan menemui kembali para pembaca. Setelah vakum dan tidak terbit hampir selama 6 (enam) tahun, karena para Editor kerap datang dan pergi silih berganti, jurnal ini bisa terbit lagi dalam rangka untuk menyambut HUT NKRI (Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Menerbitkan jurnal ilmiah memang perlu komitmen, semangat kerja, dan mentalitas baja. Ianya juga perlu kerjasama secara berpasukan (team) agar semua aspek akademis dan teknis bisa dikerjakan secara baik dan berkualitas. Terutama aspek akademis, dimana ketersediaan artikel-artikel hasil penelitian dan kajian sangat diperlukan bagi sebuah jurnal ilmiah, memegang peranan penting dan strategis. Bagi jurnal ilmiah yang bertaraf nasional dan regional Asia Tenggara, misalnya, jelas bahwa artikel-artikel tersebut harus datang dari para penulis tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya.
Jurnal INSANCITA edisi Agustus 2026 ini berisi 5 (lima) artikel, yang pada umumnya mengkaji tentang masalah-masalah ke-Islam-an dan kesejarahan.
Artikel pertama, ditulis oleh Ismail Suardi Wekke & Sidratahta Mukhtar dari Indonesia, mengkaji tentang “Political Participation and Student Social Movement: The Experiences of Himpunan Mahasiswa Islam in Indonesia”. Dinyatakan, antara lain, bahwa HMI, sejak 1947, merupakan bagian penting dalam kemajuan kegiatan pendidikan dan politik Indonesia dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi generasi muda.
Artikel kedua, ditulis oleh Ishak Saat, Ahmad Zainuddin Husin & Mohd Kasri Saidin dari Malaysia, membahas tentang “PAS (Parti Islam se Malaysia): Tribulasi Sepanjang Perjuangan”. Di dalamnya dijelaskan bahwa dalam proses perjuangannya, PAS telah melalui pelbagai tribulasi dan cabaran seperti krisis kepimpinan dan krisis keyakinan masyarakat umum untuk memahami prinsip dan strategi politik mereka.
Artikel ketiga, ditulis oleh Ikrimah Vella Riyanti, Andi Suwirta & Moch Eryk Kamsori dari Indonesia, menyoroti masalah “Emha Ainun Nadjib: Peran dan Kontribusi Tanpa Penghargaan Politik untuk Bangsa Indonesia, 1991-2013”. Dijelaskan bahwa Emha Ainun Nadjib berperan dalam upaya memperbaiki bangsa dengan nasionalisme yang berbasis humanisme. Ia aktif berpidato dari satu kampus ke kampus lain dalam lingkup seni, budaya, sastra, agama, dan politik. Ia juga berpartisipasi dalam pemberhentian Presiden Soeharto pada Mei 1998.
Artikel keempat, ditulis oleh Nur Syazwani binti Haji Md Suif & Haji Awang Asbol bin Haji Mail dari Negara Brunei Darussalam, membahas tentang “Pemerintah Wanita Kesultanan Melayu (Abad ke-17 Masihi): Tinjauan Reformasi dalam Pentadbiran dan Undang-undang”. Di dalamnya dianalisis tentang wanita dari kalangan golongan pemerintah Alam Melayu tradisional, yang telah melakukan reformasi pentadbiran dan penggubalan undang-undang, seperti yang dilakukan oleh Kesultanan Aceh di Sumatera, Bone di Sulawesi Selatan, dan Patani di Siam Selatan.
Artikel terakhir, kelima, ditulis oleh Julita Joseph & Shakila Che Dahalan dari Malaysia, mengkaji tentang “Pembelajaran Seni Budaya Berbentuk Hiburan Menarik Minat Murid Orang Asli untuk Mempelajari Sejarah: Satu Kertas Konsep Pembelajaran Seni Budaya Berbentuk Hiburan Menarik Minat Murid Orang Asli untuk Mempelajari Sejarah: Satu Kertas Konsep”. Dinyatakan bahwa pembelajaran menggunakan unsur seni budaya berbentuk hiburan dapat meningkatkan minat sejarah dalam kalangan murid Orang Asli kerana pembelajaran ini membantu mereka menghubungkan diri dengan budaya dan latar belakang mereka.
Selamat membaca artikel-artikel ilmiah dalam jurnal INSANCITA. Semoga ada manfaatnya.

Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 Agustus 2026
Dr. Drs. Andi SUWIRTA, M.Hum.
Sekretaris Redaksi Jurnal INSANCITA; dan Sekretaris-Jenderal ASPENSI (Asosiasi Sejarawan dan Pendidik Sejarah Internasional). E-mail: suciandi@upi.edu
